Sabtu, 10 Maret 2018

Perbedaan Switch dan HUB





HUB merupakan perangkat keras jaringan yang berfungsi sebagai repeater/penguat mengirimkan paket data ke semua port yang terhubung ke hub hingga paket data tersebut sampai pada tujuan dalam suatu jaringan komputer. Sedangkan Switch adalah perangkat jaringan yang fungsinya kurang lebih sama dengan HUB namun memiliki kelebihan alias lebih unggul/canggih dari HUB itu sendiri. Disini, saya akan menjelaskan beberapa perbedaan antara HUB dan switch saya ketahui melalui perbandingannya.

1.      Harga
Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa switch lebih canggih dari HUB maka jelas harganya lebih mahal switch daripada harga HUB yang lebih ekonomis alias hemat dikantong.

2.      Kecepatan transfer data
Karena switch mampu melakukan prioritas transmisi data dari mac address yang akan dituju sehingga transfer data menjadi lebih cepat daripada hub yang hanya menyebarkan paket data keseluruh komputer yang terhubung ke jaringannya.

3.      Sistem Transmisi
Switch mentransmisikan paket data sesuai request dari komputer yang membutuhkan paket data tersebut dengan tabel CAM(Cable Addressable Content), sedangkan hub mentransmisikan paket data yang masuk ke seluruh computer(menyebar) yang terhubung dengan jaringannya seperti contoh diatas. Nah karena hub menyebarkan ke seluruh port maka rawan terjadinya tabrakan(collision).

4.      Letak OSI Layer
Hub hanya bekerja pada OSI layer pertama, yaitu Physical Layer. Tidak berbeda seperti kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja. Switch bekerja pada lapisan kedua pada OSI Layer, yaitu Data Link.

5.      Sistem keamanan jaringan
Ketika data yang dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan utuh. Namun, berbeda dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh. Bukan karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket data yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan setiap data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap mencurigakan tidak akan sampai pada komputer tujuan.

6.      Pengaturan/setting jaringan
Hub tidak bisa melakukan setting perangkat, sedangkan switch ada yang bias dan ada yang tidak(tergantung jenisnya manageable atau unmanageable), switch dengan jenis manageable bisa di-setting melakukan blokir terhadap komputer/mac address yang dirasa mengganggu transmisi data. Switch sendiri jika dipakai pada jaringan yang kecil seperti dirumah, tidak perlu melakukan setting yang ribet, hanya perlu colok kabel LAN langsung ke switch. Untuk jaringan yang lebih besar seperti di kantor atau warnet memerlukan managed switch yang biasanya disetting dengan membuat virtual LAN atau VLAN untuk setting kecepatan port, host, filter mac address dll. Contoh lainnya seperti kita ingin membatasi kecepatan transfer data di PC ‘A'.

7.      Beban Kinerja
Dilihat dari sistem kerjanya, hub memiliki beban kerja yang simpel dan tidak rumit, sedangkan switch memiliki beban kerja yang lebih kompleks karena banyak kompleksitas fungsinya seperti yang sudah dijelaskan diatas.
Sekian penjelasan dari saya, jika disuruh memilih antara hub dan switch silahkan menimbang nimbang sendiri berdasarkan tujuan kita dan perbandingan diatas agar bisa efektif tanpa merugikan biayanya.


Sekian penjelasan dari saya, jika disuruh memilih antara hub dan switch silahkan menimbang nimbang sendiri berdasarkan tujuan kita dan perbandingan diatas agar bisa efektif tanpa merugikan biayanya.

0 komentar:

Posting Komentar